24 Oktober 2016

Ekologi Dalam Ekosistem Alam Liar (Tugas1 PLH 2IB03)

Ekologi Dalam Ekosistem Alam Liar




Apa yang dimaksud dengan Ekologi?
Ekologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kelingkungan, dan pola interaksi antar makhluk hidup di suatu lingkungan. Salah satu subjek yang dipelajari ekologi adalahekosistemEkologi tidak dapat diartikan sebagai ilmu akademis seperti biologi atau sosiologi, ekologi memiliki cakupan yang sangat luas, berikut ini subjek-subjek besar yang dipelajari dalam ekologi.

·       Ekologi fisiologis, mempelajari tentang pengaruh kondisi lingkungan fisiologis seperti gelombang air laut, angin, atau erosi pada spesies tertentu.
·       Ekologi populasi, mempelajari tentang jumlah atau penyebaran beberapa spesies makhluk hidup dalam lingkungan tertentu.
·       Ekologi komunitas, mempelajari tentang interaksi antar populasi suatu makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lain membentuk daur hidup.
·       Ekologi ekosistem, mempelajari fungsi dan interaksi antara komunitas biotik dengan kelompok abiotik seperti tanah dan air di suatu lingkungan.

Selain itu, ekologi juga membutuhkan cabang ilmu lainnya seperti biologi, fisika, antropologi, sitologi, mikologi, dan sebagainya. Karena merupakan ilmu yang lebih mempelajari praktek kehidupan, maka ekologi mempelajari secara spesifik tentang:
1.     Sistem kerja alam dan penghuninya.
2.     Unsur-unsur apa saja yang dibutuhkan untuk memperoleh energi dan berkembang dengan baik.
3.     Kemampuan adaptasi dari setiap makhluk hidup (tumbuhan, hewan, manusia).
4.     Hal-hal esensial yang dibutuhkan agar makhluk hidup tetap lestari.
5.     Perilaku organisme di dalam komunitas atau populasinya.
6.     Pola interaksi antar makhluk hidup.

Pada saat ini kita akan mempelajari tentang Ekologi Ekosistem, yaitu mempelajari tentang fungsi dan interaksi antara komunitas biotik dengan kelompok abiotik seperti tanah dan air di suatu lingkungan.

-          Komponen Biotik:
Manusia merupakan salah satu contoh komponen biotik. Selain manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme juga tergolong ke dalam komponen ini. Asalkan suatu mahluk menunjukan ciri ciri hidup, maka mahluk tersebut dikategorikan sebagai contoh komponen biotik. 

-          Komponen Abiotik:
Komponen abiotik adalah komponen penyusun ekosistem yang berupa mahluk mati. Komponen abiotik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan komponen biotik.

Dalam video diatas kita dapat menemukan Komponen Biotik dan Abiotik yang saling berpengaruh. Kita uraikan komponen biotik dalam video tersebut, yaitu:
1.      Singa,
2.      Cheetah,
3.      Gajah,
4.      Kuda Zebra,
5.      Banteng,
6.      Jerapah,
7.      Buaya,
8.      Kuda Nil,
9.      Burung – Burung,
10.  Pohon – Pohon atau Tanaman.

Lalu kita uraikan komponen abiotik dalam video tersebut, yaitu:
1.      Air,
2.      Udara,
3.      Tanah,
4.      Cahaya Matahari.

Apa yang bisa kita dapat dalam video tersebut tentang mempelajari Ekologi Ekosistem?
Komponen abiotik berperan penting dalam kehidupan komponen biotik, begitu pula sebaliknya.

Pada musim kemarau, hujan sangat jarang turun sehingga intensitas air di lingkungan (sungai, danau) menurun dan terjadi kekeringan. Saat itu juga suhu udara naik drastis akibat kemarau. Komponen biotik seperti Singa, Gajah, Burung- Burung, Kuda Zebra, Banteng, Jerapah, Kuda Nil dan Tanaman sangat membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya dan akibatnya terjadilah persaingan antara komponen biotik tersebut.

·      Kuda Nil, membutuhkan air untuk menurunkan suhu badannya, karena jika tidak ia akan mati kepanasan.

·      Gajah, Singa, Kuda Zebra, Banteng, Jerapah, Burung- Burung, selain membutuhkan makan, mereka juga membutuhkan air untuk minum agar tidak mati.

·      Dalam persaingan di alam liar, Singa harus bersaing dengan Cheetah sebagai predator pemangsa, memangsa Kuda Zebra, Gajah, Jerapah. jika populasi Kuda Zebra, Gajah, Jerapah terancam punah akibat musim kemarau (kekurangan air), maka Singa dan Cheetah pun terancam mati akibat kurangnya mangsa predator tersebut.

·     Tanaman membutuhkan air untuk tumbuh, selain itu tanaman juga membutuhkan cahaya matahari untuk Fotosintesis (suatu proses pembuatan makanan oleh tumbuhan dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida).

·      Kuda Zebra, Gajah, Jerapah yang kekurangan air akan mencari tempat atau sungai yang masih terdapat cukup banyak air (sungai, danau) untuk minum, namun kita tau bahwa Buaya hidup di sungai – sungai alam liar. Saat Zebra, Gajah, Jerapah sedang berada dekat sungai, itulah kesempatan Buaya untuk memangsa Zebra, Gajah, Jerapah. Sehingga terjadilah persaingan antara Buaya sebagai pemangsa dan Zebra, Gajah, Jerapah sebagai buruan untuk lari atau kabur dari pemangsa.


KESIMPULAN:
Komponen Abiotik dan Komponen Biotik saling berpengaruh satu sama lain dalam kelangsungan hidup di alam atau lingkungannya.

1 komentar: