Karakteristrik Sistem Memori :
1. Kapasitas 4. Kinerja
2. Satuan Transfer 5.
Tipe Fisik
3. Metode
Akses 6.
Karakteristik Fisik Menurut mekanisme yang digunakan untuk menyimpan dan
memanggil data, memori utama dapat diklasifikasikan atas Random Access Memory danContent
Addressable Memory.
1. RAM (Random Access Memori)
RAM diakses melalui alamat, semua lokasi yang dapat
dialamati dapat diakses secara acak (random) dan membutuhkan waktu akses yang
sama tanpa tergantung pada lokasi fisiknya didalam memori. Terdapat dua jenis
RAM :
RAM dinamik tersusun
oleh sel-sel yang menyimpan data sebagai muatan listrik pada kapasitor.
RAM statik menyimpan
nilai-nilai biner dengan menggunaan konfigurasi gate logik flip-flop.
2. CAM (Content Addressable Memory)
CAM diakses berdasarkan isi, bukan alamat. Pencarian data
dilakukan secara simultan dan paralel dengan basis isi memori. CAM disebut juga
sebagai memori Asosiatif.
Diagram awal memori Asosiatif
Implementasi Memori Utama
1. Memori Stack
Memori Stack merupakan struktur data tidak tetap yang
digunakan untuk menyimpan alamat kembali dan parameter yang dilalui dalam subroutine
call dan return, memanipulasi alamat serta operasi
aritmatika.
Data
out
of Data
out of
Blok
diagram Register
control logic
Perintah PUSH dan POP untuk memanipulasi data pada stack.
2. Memori Modular
Dalam memori modular, RAM dipisah menjadi modul-modul yang
berbeda, yaitu MAR dan MBR.
Penggunaan memori modular biasanya pada sistem dengan
prosesor pipeline dan prosesor array.
3. Memori Virtual
Prinsip dasar memori virtual adalah kemampuan untuk
mengalamati ruang penyimpanan logikal yang secara fisik lebih besar daripada
ruang penyimpanan riil.
Memori Chace
Memori yang dapat membantu kerja memori utama, sehingga
kecepatannya 5 sampai 10 kali lebih cepat dari memori utama.
Prinsip kerja : Proses HIT dan
proses MISS
Elemen-elemen rancangan cache
• Ukuran cache (ukuran besar cenderung lambat)
• Fungsi pemetaan/mapping (Pemetaan langsung,
Pemetaan asosiatif)
• Algoritma penggantian (Write-through dan Write-back)
• Ukuran blok
• Jumlah Cache
Memori
pembantu (auxiliary memory)
- Bersifat non-volatile
- Tidak mempengaruhi langsung fungsi CPU.
• Pita Magnetik
- Merupakan suatu lajur plastik tipis, dengan lebar ½ inci,
yang dilapisi dengan medium perekaman magnetik.
- Biasa terbagi menjadi 7/9 track searah panjang pita.
- Kerapatan rekaman (bpi) yaitu 800, 1600, dan 6250 bpi.
- Terdapat satu bit paritas untuk pendeteksian kesalahan.
- Merupakan sistem SAM (Sequential Access Memory) yaitu data
ditulis sesuai urutan pemunculannya.
• Disk Magnetik
- Merupakan sebuah lembaran datar ( platter)
- Terdiri atas : sebuah disk drive, sebuah kendali
disk(interface), dan satu atau lebih disk (platter).
- Proses penulisan ke disk yaitu disk drive akan menimbulkan
kemagnetan pada titik di atas permukaan disk yang secara langsung di bawah
head.
- Proses pembacaan dari disk, head diatur agar dapat
mendeteksi perubahan arah kemagnetan.
- Terbagi secara logikal dikenal sebagai organisasi disk
yaitu : Track, Sektor, Silinder
• Floppy disk
- Merupakan lembaran datar yang tipis dan fleksibel
- Hampir sama dengan harddisk, tetapi kapasitas penyimpanan
lebih rendah.
Referensi:






Tidak ada komentar:
Posting Komentar